Senin, 06 April 2015

Belajar Tentang Kematian

Dan yang paling dekat dengan kita adalah kematian. Pernah denger dan baca tentang kalimat ini yang merupakan salah satu arti dari ayat di al-quran. Semua yang hidup akan merasakan mati, kita kembali ke asalnya.

Dunia lebih tepatnya Indonesia, kehilangan salah satu putra terbaiknya “ Olga Syahputra “ Dia adalah komedian, penyanyi, artis, mungkin bisa di bilang entertainer. Beliau wafat 27 maret 2015 karena sakit meningitis ( radang selaput otak ). Setelah di rawat di RS Singapura selama 10 bulan, akhirnya Beliau berpulang ke rahmatullah. Dia meninggal diusia yang cukup muda 32 tahun.

Dari sini dini belajar lagi, bahwa keajaiban itu ada tapi tak selalu terjadi. Jujur, dini bukan fans beliau, tapi karena dini suka dan sering nonton acara yang dibawakannya, jadi ikut terharu. Melihat beliau meninggal di hari yang baik yakni hari jumat, dan beribu-ribu orang ikut hadir dirumah duka maupun ke pemakamannya. Ya Allah,,, Allahu Akbar, orang ini benar-benar baik dan tulus hingga banyak orang yang mencintainya...

Setiap nonton cuplikan/berita tentang alm.Kak Olga ngga tau kenapa dini merinding... Subhanallah banget kalau melihat kematiannya yang banyak disayangkan banyak orang. Setelah 10 bulan di Singapura dan jenazahnya kembali ke indonesia. Mungkin inilah yang terbaik untuk alm.Kak Olga pasti kak Olga lebih bahagia disana. Semoga Allah Menerima amal ibadah kakak, mengampuni segala dosanya, dan memberikan tempat terbaik disisiMU...Allahuma aamiin....
Dini pernah kehilangan orang yang dekat dengan dini, yang memang dini punya kenangan dengan mereka. Temen SMP dini Julia, Sepupu dini Mba rini, ada Kakek dari mama mbah sapon dan terakhir paman dini sendiri, le tejo...

Kita hanya bisa mengirimkan doa untuk mereka yang telah pergi lebih dulu, karena pada waktunya kita juga akan menyusul mereka. Yaa,,, dunia ini hanya sementara, ibarat kita sedang tertidur, dunia ini adalah mimpi dan setelah kita bangun dari mimpi ini itulah kehidupan yang sesungguhnya.

Dini banyak belajar, terutama belajar untuk kebaikan yang tulus... karena segala sesuatu yang kita lakukan dengan dasar ketulusan akan sampai ke hati, yang datang dari hati akan melekat juga di hati. Ketika kita mencintai orang lain, kita akan dicintai juga... belajar untuk memberi sebanyak-banyaknya dari yang kita dapatkan, karena kita akan menerima sebanyak kita memberi.

Kadang berpikir lho, seperti apa aku mati ?
#Renungan
#DuniaItuFana



Senin, 09 Maret 2015

Friend is Family

Persahabatan itu tidak bisa dibeli dengan apapun, ketulusan dari hatilah yang membuat persahabatan itu utuh. Susah lho bilang sahabat gue itu si ..., ... dan ... pernah gak meyebutkan nama seseorang dengan cepat ketika ditanya siapa aja sahabat kalian ? tanpa mikir lhoo~
Tidak mudah mendapatkan seseorang yang bisa menerima kita, dengan segala kekurangan dan kelebihan kita. Yang mau selalu merangkul kita kemana dan dimana pun kita berada. Dan dini nemuin semua itu sama teman-teman SMA dini. Yaaaa...mereka adalah Nadilla Garyudaneffi, Diana Shara dan Awanda Tyas. Mereka bertiga orang yang menurut Dini, apa ya? Orang-orang yang mau dan tetap meluangkan waktunya buat sekedar ketemu, ngobrol, dan jalan-jalan. Intinya sih saling share kejadian apa aja sih yang udah kita lalui belakangan ini. Sederhana, melepas rindu, bercerita , makan bareng, ketawa bareng, jalan bareng.


Makasih yaa, kalian masih inget sama dini. Kalian masih punya keinginan buat kita ketemu. Memberi kenangan-kenangan baru.
Semoga jalinan persahabatan ini terus terjaga sampai akhir hayat kita nanti. Sampai ada yang menikah, punya anak, sampai kita bisa sukses bareng .... Aamiin ya Robbal Allamiin

Nadilla, semoga kuliah kedokterannya dilancarkan, ujian-ujiannya dimudahkan, jadi dokter cantik yang penuh kehangatan dan kebaikan, semoga langgeng yaah sama rian. Semoga keluarga selalu diberikan kesehatan dan keberkahan serta kebahagiaan. Makasih banget lho udah ngajak aku dan diana jalan-jalan. Hanya Allah yang bisa bales semua kebaikan kamu, gar-garkuh ....



Diana, semoga lancar kuliah ekonominya, bisa jadi pakar ekonomi buat negara Indonesia ini. Semoga keluarga selalu diberikan kesehatan dan keberkahan serta kebahagiaan. Bisa membanggakan orang tua dan kakak kamu yaa..cepet dapet jodoh yang terbaik juga yaah.

Wanda, semoga kuliah Teknologi Pertaniannya dimudahkan, cepet wisuda yaa, biar bisa cepet married sama Ichi hehe...Aamiin, sukses buat kalian berdua. Semoga  keluarga selalu diberikan kesehatan dan keberkahan serta kebahagiaan. Semoga kita bisa membantu adik  dan orang tua kita yaa...

Dari Dini yang selalu rindu dan sayang kalian

Bertemu itu sederhana, tetapi didalam pertemuan ada banyak hal yang bisa dikenang suatu hari nanti. Sahabat itu seperti Tangan, yang akan selalu meraih dan mengenggam kita, seperti telinga yang akan mendengarkan, dan hati yang akan selalu merasakan.

Minggu, 01 Maret 2015

#Pamit

Pamit

Pukul 22:16 WIB
Minggu, 22/02/15

Kata yang diucapkan orang pergi setelah bertamu, sederhana namun penuh makna. Meskipun banyak pertemuan yang kita singgahi pasti ada yang paling menyentuh dan berkesan di hati.
Awalnya aku merasa asing disini, banyak orang yang ku tahu wajah namun tak kenal nama, kenal nama namun tak hafal wajah. Seiring berjalannya waktu,dan agenda yang kita rangkai bersama, Membuat kita semakin mengenal dan memahami satu sama lain.
Berjalan perlahan yang biasa disebut woles atau slow bay, namun pasti dengan visi dan misi. Kita bergerak menunaikan amanah yang  diemban.  Belajar bekerja sama, menyusun rundown acara, dresscode, sewa tempat dan perlengkapan lainnya. Dengan koordinasi yang belum seirama, tetapi disinilah kita belajar untuk bergerak merangkul satu sama lain.
Acara demi acara, dari sekedar rapat, upgrading, hangout, mpa, pkmft, blue festival, dan blues farewell terlaksana dengan sebagaimana mestinya. Lewat rangkaian acara inilah kita menjadi keluarga Biru BEMFTUNJ 2014 I-Provement
Dengan Ketua “ Irvandi Faisal “, wakil ketua “ Rahmat Ari Wibowo “, Sekertaris “ Septian dan Dita “, bendahara “ Zakiyah dan Aisah”, Kadept Advokasi “ Rizki Akbar Prayogi “, Kadept Entrepreneur “ Bian Aggasi”, Kadept Kominfo “ Esa Saputra”, Kadept Sospol “Izharuddin kamal”, kadept Pora “ Dimas prayoga”, Kadept penristek “ Fikri” dan kadept PSDM “ Nadya FF “.
Merekalah orang-orang yang menurut dini Hebat, karena apa? Karena merekalah yang membuat kita semua menjadi Keluarga, yang selalu dan terus mencoba merangkul kita untuk menjadi satu dalam pergerakan.

To be continued .......24/02/15 - 16:58
Iiiiihhhhaaaaa........Lanjut nih ceritanya. Sabtu, 22 Februari 2015 adalah perpisahan BEMFT’14 Keluarga Biru I-Provement yang di payungi oleh acara BLUES FAREWELL. Mulai dari hari sabtu kita berangkat naik “ mobil super dingin “. (sstt...diam2 saja ya) #IYKWIM
Dari yang ngaret katanya kumpul jam 06.30 ternyata kita caw jam 09.30 kalau kata anggota club “ ulululululu #PujaKerangAjaib hahaha... Di mobil kita bersenandung diiringi oleh gitar, mau tau siapa pemainnya yaa,mereka adalah Pandu, dan Kak Vandi. Dari lagu yang bener, galau sampai lagu ngeledek yang sengaja buat ngecengin setiap orang yang ada dimobil. Lumayan banget untuk menghibur diperjalanan yang cukup terjal, jalanannya itu lho...bikin goyang perut hihihi

Kira 4 jam perjalanan sampailah  disana tempat tujuan, ternyata untuk sampai dipenginapan harus jalan kaki melewati satu lembah dan beberapa bukit ( udah kayak ninja hatori laah ). Special Thanks buat dayu yang bawain tas aku, karena udah pucet nih muka, efek eneg diperjalanan.
Setelah sampai dipenginapan, langsung cari kasur dan sholat Dzuhur. Sambil nunggu makanan matang yang ternyata jadi chefnya itu kak Abbie, bisa dipercaya pasti enak karena dia anak IKK guys. Karena perut sudah lapar, akhirnya kita semua makan, makan bekel yang udah dibawa sama ipit, irra,kak nano, kak nadya, putri, dwi dan Ika. Jadilah dua lingkaran makan siang yang super sekali.
Dan tau setelah itu acaranya apa, Main kartu, ada kartu remi dan UNO. Jadilah dua lingkaran lagi bersenang-senang dengan kartu sampai Ibu negara alias kak Nadya dan Menteri Keuangan RI alias kak Zakiyah ikutan mainan lhoo. Cuma disini orang-orang Kalem bisa diracuni hahaha #ketawajahat
Satu lingkaran lagi bermain gitar dan bersenandung lagu-lagu, ibaratnya jadi soundtrack permainan kartu hahaha. Malamnya, acara tukar kado, nonton video dari kominfo buatan kak Esa, dan Sharing tentang kesan dan pesan selama di BEMFT.

Diendingnya, ada kejutan ulang tahun untuk kak Nadya dan Kak Jackboy. Happy b’day ya kakaknya, semoga sehat, panjang umur, makin berkah diusia nya, cepet wisuda, besf of the best for you J
Malamnya, tepar lah, walaupun masih ada yang main gitar, bakar jagung, dan kegiatan lainnya, yang penting sih have fun untuk semuanya.

Pagi pun tiba, harusnya sih olahraga bareng tapi karena pada mager jadi olahraga kartu dulu, walaupun akhirnya jadi juga olahraga pagi dengan instruktur kece nah gemulai Kak Jackboy hahaha didampingi kak





Eddi dan kak Esa. Olahraga ketawa juga itu, saking leuwesnya gerakan kak jackboy.
Acara setelah olahraga, kita persiapan mau ke curug. Agak labilnya juga pas itu antara makan pagi dulu atau pergi ke curug dulu #galau. Akhirnya pergilah ke curug dulu, cukup menantang juga tracknya, tapi seru setelah udah sampai disana. Kita main air, foto-foto dan ada juga yang naik ke atas air terjunnya. Lumayan lho 6 meter. Menyenangkanlah ~

Senang bisa menjadi bagian dari Keluarga I-Provement dan Mengenal kalian semua, orang-orang yang memberi warna baru dikehidupan dini. Keluarga bisa didapatkan kapan pun dan dimana pun tetapi suasana keluarga belum tentu bisa kita dapatkan kapan dan dimana pun. Suasana ini dibuat mengalir tanpa dibuat-buat. Hidup bukan tentang mencari bagaimana yang kita mau, melainkan menemukan bahwa inilah yang kita butuhkan dan kita bersama dan bahagia dengan cara kita sendiri.
Terima kasih BEMFTUNJ 2014 I-Provement
Keluarga Biru


Minggu, 01 Februari 2015

PKL ( ProsesKuLuarbiasa ) ~


Inilah salah satu tahapan yang harus dilewati untuk menyelesaikan studiku.PKL yaitu praktek kerja lapangan. Sebulan waktu yang ditentukan untuk PKL. Alhamdulillah link dari salah teman dekatku Dayu, kita bisa PKL di STIK – PTIK ( Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian – Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian ) Jakarta selatan. 
Untuk menempuhnya aku perlu mengekos. Kelompok PKL ada 4 orang dengan aku termasuk didalamnya ada Dayu, Desi dan Bobi.




Makasih yaa buat Desi yang udah menemani untuk cari tempat kos. PKL dimulai tgl 12 Januari 2015.

Makasih ya papa udah menyempatkan waktunya buat melihat kamar kosnya. Ditengah kesibukan papa untuk menafkahi keluarga ini.
Ini jadi pengalaman pertama buat Dini Ngekos, selama ini selalu deket sama rumah. Dari SD – SMA. Ternyata seperti ini rasanya jadi anak Kosan hehehe...
Hari pertama tidak terlalu sibuk di tempat PKL, masih gabut dan bantu-bantu kak Wirsa dan kak Nanda. Dua orang inilah bisa dibilang kakak yang menyenangkan dan baik hati. Mereka juga pasangan lhoo #Ooppss....

Awalnya sih masih diem dan kalem, eh lama kelamaan keluar gila dan takilnya deh semua...hahahaha
 
Minggu ke-2 PKL kami lembur, karena ada UTS angkatan 65, dari senin – sabtu. Masuk jam8 dan pulang sekitar jam 10/11. Bener-bener berasa kerja itu gak mudah, cape, belom pimpinan yang maunya begini, begitu... serba cepet, dan dadakan. Dan itu agak bikin jengkel juga -___-

Mungkin memang seperti ini rasanya kerja, cari pengalaman. Nggak semua orang punya paham yang sepahaman dengan kita. Ditambah karakter orang yang berbeda-beda.
Mungkin inilah yang nanti bakal dihadapi di dunia kerja kita harus bisa berkerja sama dengan siapa pun dia yang jadi partner ataupun pimpinan kita.
Untung waktu lembur ada kak nanda dan kak wirsa yang bantuin kita, dan bisa memperbaiki mood kerja kita. Thank you so much kak nanda dan kak wirsa.
Untuk menghasilkan sesuatu sempurna, diperlukan persiapan yang matang. Mendadak itu boleh tapi cukup untuk hal yang mendesak saja. Kalau bisa kita persiapkan kenapa harus serba mendadak ?
Keluarga adalah harta yang paling berharga. Itu pepatah yang benar. Jauh dari mereka membuat kita merasakan rindu dan bersyukur karena kita memiliki keluarga. Keluarga yang bisa kita datangi dan pergi kapan saja. Namun mereka selalu menjadi alasan untuk tempat pulang. Untuk menceritakan setiap detik kehidupan yang ku lalui.


To be continued ...........

Sabtu, 17 Januari 2015

" Kita Beda "

09/12/14 
Selasa, 09 Desember 2014 22:04 WIB

Inilah dimana kita semua sampai dititik kehidupan yang berbeda
Dimana waktu semakin cepat berputar
Pikiran semakin tajam
Hati yang semakin sering merasa

Tuhan, apa sudah saatnya kami disini ?
Kami yang berteriak dan bergerak
Untuk sesuatu yang ingin kami rubah
Sesuatu yang ingin kami benahi

Tempat dimana kami berada, tempat dimana kami berjuang
Dan bertahan untuk kebaikan dan kebermanfaatan
Saat ini , aku sedang melihat dunia yang berbeda

Dunia yang begitu mencekam
Dunia yang ternyata penuh kepalsuan
Dimana-mana topeng
Sampai tak bisa membedakan mana yang nyata dan hanya sebuah “kamuflase”
Kalau bisa ingin rasanya tak perlu tau dunia yang “ hitam-putih ” ini
Membuat semua terlihat seperti abu-abu
Biarlah kita tetap pada niat suci yang tulus

Yang ingin berjuang dan percaya untuk sebuah kebaikan dan perubahan
Terus dan selalu jadi diri kita sendiri, tak usah pedulikan topeng yang ada.
Karena diri kita sendiri yang bergerak bukan untuk digerakkan

Lakukan semua karena ALLAH dengan hati yang penuh cinta padaNYA
Karena ALLAH selalu punya rencana dan pertolongan yang dekat untuk kita

Terima kasih teman-teman yang sudah memberikan kesempatan untuk saya ada dibagian kalian.
Membuat aku melihat dunia lebih kritis lagi,lebih luas lagi
Dan melihat dari mata yang berbeda namun tetap dengan tatapan yang sama.
Disini banyak hal yang ku dapatkan, pengalaman yang gak semua orang peroleh
Ilmu yang mungkin nggak diperoleh di sekolah manapun

Dini bersyukur bisa jadi bagian dari kalian #KitaGerakBareng




Kehidupan ini bukan hanya milik kita seorang, dunia ini milik kita bersama
Kadang, kita harus melihat ke segala arah untuk membuat sesuatu yang indah

Karena satu arah bisa menentukan satu tahapan, tapi segala arah akan membuat kita melalui tahapan proses yang mengesankan.

Keinginan bukan segalanya, tetapi sebuah keinginan bisa kita capai dengan perjuangan bukan dengan strategi yang harus selalu diatur permainannya.