Selasa, 27 Oktober 2015

Kisah Lama

Ada rasa yang layu ...
Ada rasa yang perlahan pergi...
Ada rasa yang membuat rindu...
Ada rasa untuk bertahan...

Cinta itu rumit, untuk dijelaskan, diuraikan dengan konteks apapun
karena dengan didekatnya dan merasakannya
cinta tak akan berubah nama
meski rasa bisa berubah kapan saja

Tak pernah ada benci
rasa tidak suka, pasti ada
namanya juga manusia
selalu punya sudut pandang

Andai manusia tahu, bahwa yang dilihat tak selalu sesuai dengan kenyataan
Andai saja dia tahu apa yang kurasakan ?
Aku tahu semua orang pernah melewati masa-masa sulit dan terindah dalam hidupnya.

Tapi sayang, kita tak pernah berbagi cerita itu.
hanya cerita yang dibungkus pelangi namun diisi penuh dengan badai hujan
yang kau kirimkan , agar semua orang tahu.

Aku rindu, kisah lama itu...
kisah yang tak pernah bermuka dua
kisah yang jujur tanpa syarat namun penuh makna
kisah yang membuat semua orang takjub tanpa harus diumbar

Entah, kemana sekarang kisah itu ?
sedang terhenti sejenak?
atau kisah itu t'lah usai ?

--------------------------------------------27/10/15 - 20 :52 ---------------------------------------------------------

Kamis, 15 Oktober 2015

" Sebuah Batas "

Nafasku tersengal-sengal

tekanan yang datang

Entah hanya bertamu atau justru menetap ?

Sampai terasa sesak

Memenuhi setiap aliran darah

Karena eratnya

Aku tak bisa bertahan lagi

Aku jatuhkan 

lepasakan 

sedikit demi sedikit

Sampai rasa sesak itu perlahan pergi

Meskipun bisa menghampiri lagi

Dengan merengkuhnya 

Aku merasa bisa hidup lagi


" Kadang, manusia hanya butuh sebuah ketenangan, waktu untuk melepaskan segala penat yang dilalui untuk kembali berenergi "
batas itu ada, tinggal bagaimana cara menghadapinya ?

Rabu, 19 Agustus 2015

Sahabat Kecil ~


Sahabat, mereka inilah yang entah kenapa bisa gue bilang sahabat gue. Karena kita udah saling kenal dari kecil. Waktu masih jaman kita belum mengenal dunia luar. Susah lo untuk bilang kalo "lo" itu sahabat gue. katanya sih sahabat itu selalu ada. mereka mungkin tak selalu ada, tapi mereka yang bisa ga ada, jadi selalu ada. hihihi ^so sweet^

Inilah mereka, teman pertama yang membuat hidup ini lebih berwarna

Ani, Tyas, Dini
                                       
Ani, alias amriyani. Ini cewe tangguh banget, dia itu pekerja keras dan punya kemauan  untuk mencapai cita-citanya dan juga cintanya uhuuuy dan dia paling rame diantara gue dan tyas.

Tyas alias Isnaeni tyas rahayu. Cewe yang satu ini periang, dibilang kalem gak juga petakilan juga kalau udah ketemu. Dia pinter juga anak farmasi ~

Dulu, waktu tyas masih tinggal di sini ( sebelum pindah rumah ) kita sering main bertiga, dari main sekolah-sekolahan.  Waktu bulan puasa, kita mainan bekel sama monopoli. Dulu saking pengen main monopoli, sampai nabung dulu. Terus main karet, ngumpulin karet hasil belanjaan mama-mama kita, sampe akhirnya beli juga tuh karet. Main keluarga-keluargaan. Pake nama amanda,ananda,amelia, pokoknya ga jelas banget, tapi disanalah kenangan itu bermula. Dan yang sekedar dekat bukan cuma kita bertiga aja, tapi keluarga kita juga cukup dekat.

Namanya juga anak kecil, jadi anak marah-marahannya gitu deh. Lucu dan pengen ketawa sendiri kalo inget kejadian-kejadian dulu.

Setelah tyas pindah, kadang kita main kerumahnya. Baru berapa kali yaa, karena kesibukan masing-masing. Apa lagi sekarang tyas udah kuliah, dan ngekos. Ani kuliah sambil kerja juga. Gua juga kuliah dan mau PKM. Belum tau bisa kumpul-kumpul lagi kapan.

Alhamdulillah puasa tahun ini, kita sempet bukber dirumah gue. Kemarin hari rabu tanggal 19 Agustus kita ketemuan lagi. Kalau gak gara-gara FD dan film-film yang tyas minta, mungkin ga ketemuan lagi. Emang harus ada pancingannya. Ahahaha

Terimakasih yaa cantik-cantikku untuk pertalian kasih ini, semoga tetap ada sampai mungkin nanti kita udah punya kehidupan masing-masing. Kita bisa terus kompak.
Bersama kalian lah, yang sudah tahu bagaimana diri kita, keluarga kita dari awal sampai detik ini. Susah-senang nya kita dari dulu seperti apa.



foto waktu bukber
Semangat selalu untuk kita mengapai cita dan cinta kita, semoga segala urusan kita dipermudah. Inget selalu masa kecil sampai masa-masa selanjutnya kebersamaan kita.


Kamis, 06 Agustus 2015

~ Hanya Untuk Mama ~


Apa yang ku berikan untuk mama ...
untuk mama tersayang ...
Tak ku miliki sesuatu berharga untuk mama ...
untuk mama... tercintaaaa ....


Dia lah sang malaikat tak bersayap
Yang selalu ada kapan dan dimanapun
Yang meski lelah, tetap bertahan disini
Berjuang demi kehidupan
Yang rela bersabar untuk segalanya
Yang tak pernah menyerah atas sakitmu


Mama ...
Satu panggilan untukmu “ mama “

Mama ... hari jumat, 7 agustus 2015, 48 tahun sudah kau hidup
Terimakasih karena telah menemaniku, adik-adik dan papa
Terimakasih untuk pengabdianmu untuk keluarga ini
Untuk setiap masakan yang kau buat
Untuk setiap kasih dan cinta yang kau curahkan
Untuk setiap doa yang selalu kau tuturkan
Untuk setiap apapun yang kau berikan untuk ku, maa...

Selamat ulang tahun mama, semoga dan semoga ( doanya rahasia yaa )

Pokoknya aku selalu doakan yang baik , doakan aku juga ya maa ...

Tiada yang lebih aku syukuri, alhamdulillah karena Allah masih memberikan kehidupan untuk mu
Masih memberikan mama kesempatan berkumpul bersama kita semua
Karena aku sangat tahu, ketika kita tak bersama, rasanya redup maa, tapi alhamdulillah atas kehendak ALLAH, aku bersyukur Allah mengizinkan mama untuk masih ada disini, ada bersama kita semua.
Maafin dini yaa maa, belum bisa jadi anak yang baik, masih seperti ini ( mama jauh lebih tau seperti apa anak-anak mama ), Dini akan selalu dan terus berusaha buat bahagiain mama sama papa dan keluarga selama kalian hidup. Dini ingin jadi tiket syurga buat mama dan papa, anak yang sholeha. Anak yang bisa menyelamatkan kedua orang tuanya ke syurga. Tapi Dini sadar, dini bukan manusia yang sempurna, punya banyak sekali khilaf dan dosa. Dini akan memperbaiki diri dini supaya jadi pribadi yang lebih baik, kalau di tendangan madun, madun pengen jadi pemain bola yang beriman, Dini pengen jadi pendidik dan penulis yang beriman. Aamiin

Terimakasih ya ALLAH, terimakasih mama ....

         Dengan segala cinta, doa dan harapan

                                                                                               

Senin, 06 Juli 2015

Kebaikan dan Ketulusan


Datangnya dari hati
Hidup itu berat yaa..
Tapi mungkin akhirat lebih berat..
Karena kehidupan yang sesungguhnya adalah kehidupan setelah dunia..

Bermain-main didunia, silakan saja ... asalkan kita tahu batasannya
Karena kehidupan dunia dan akhirat saling berkaitan
Kebaikan itu sesuatu yang murni. Kadang didalamnya ada ketulusan yang nggak akan pernah bisa dibeli dan dibayar.

Menjadi orang baik atau orang jahat, itu juga sebuah pilihan.
Yaa, dan setiap pilihan mempunyai konsekuensinya.
Dunia , akhirat, kebaikan, ketulusan, ?

Ada satu kalimat dari salah satu adegan drama korea.
“ orang yang paling kejam adalah seseorang yang memanfaatkan ketulusan orang lain “
Setuju atau nggak setuju ?
Bener juga, dengan kata lain setuju.

Betapa bodohnya seseorang yang dimanfaatkan ketulusannya itu, dan dia bisa tetap baik. Walaupun mungkin didalam hatinya, hati orang mana ada yang tahu. Kalau bukan sang Pemilik Hati.

Kadang kita memperlakukan seseorang, semaunya saja. Kita butuh, datangi dia. Kalau nggak butuh, ya udah hanya patung. Alias nggak dianggep.

Boleh saja mengandalkan seseorang. Itu artinya kita mempercayainya, tapi jangan sampai memanfaatkan kebaikan yang sudah dilakukannya.

Kita nggak tau sampai kapan kebaikan itu ada. Kita bisa aja jadi orang yang tidak melakukan kebaikan. Karena itu pilihan. Namun, setiap pilihan memiliki konsekuensinya. Ketulusan itu nggak akan pernah bisa dibeli dan dibayar. Karena ketika ketulusan itu baik, ia akan melekat meskipun ia disalahartikan.


Siapapun, kapanpun, dimanapun kita menemukan atau memiliki seseorang yang tulus itu semoga kita bisa memperlakukannya dengan tulus juga, bukan malah memanfaatkannya. Tempatkan sesuatu pada tempatnya. Karena ketika orang itu pergi, mungkin dia tidak pernah kita temui lagi, atau mungkin dia adalah yang terakhir.