Selasa, 16 Februari 2016

" KKN, Masa sihhh .... "

Heii ... long time no see
Dini mau cerita soal KKN, apa itu KKN ?KKN adalah akronim dari Kuliah Kerja Nyata…? Dimulai tanggal 16 Januari 2016 keberangkatan. Awalnya dari tridarma perguruan tinggi yakni Pengabdian Masyarakat. Jadi KKN merupakan salah satu syarat kelulusan Sarjana di UNJ. Setelah melalui PKL, PKM dan akhirnya KKN. Alhamdulillah Dini dapet lokasinya di Kampung Gima, Desa Pari, Mandalawangi, Pandeglang, Banten. *kurang lengkap apa coba*
KKN, sebulan, tinggal dirumah orang, kampung orang, tanpa orangtua, banyak kecemasan yang hadir. Mau gak mau harus dihadapi. Karena nanti, besok atau lusa pasti bakal dilewati.
Kelompok KKN yang kita beri nama  " PITES " atas usul dari Arip.
Kita kenalan dulu aja sama personil PITES.
1. Azhar ( FIK )
    Cowo ya gak sengaja ditunjuk jadi ketua ini, ternyata awalnya doang kalem, seterusnya dia       ternyata sumber kegilaan dan biangnya hahaha...tapi dia orang cukup bisa mengayomi kita semua walaupun kadang nurut aja dan belum bisa ngambil keputusan sendiri.
2. Arip ( FIK )
    Ini nih si kembarannya Azhar, bocahnya suka ceplas-ceplos , ngelawak, menghibur semua. dan yang paling penting dia bisa di andelin, tanggung jawab, punya ide dan inisiatif, cocoklah buat pendamping Azhar *selamakkn hihihi
3. Vio ( FIS )
    Spesialis masak nasi. Selama kkn dia lah yang menyediakan nasi buat kita semua makan. Pribadinya santun, pinter ngaji, polos, dan lucu. Terus dia itu pelor.
4. Eka ( FIS )
    Mukanya sih jutek dan galak. hehe tapi setelah kenal ternyata emang gitu. Gampang disuruh dan rapi, juga miss perfect. Sayangnya, dia terlalu mengandalkan uang. 
5. Ain ( PGSD )
    Awalnya kirein kalem, ternyata bisa gila juga dia. Tukang ngemil dan makan. baik, tapi kalau udah ketularan, suliiiittt .....
6. Aulya ( PGSD )
    Koki selama kkn, tapi ga full. karena sempet sakit dia. Baik, terkenal kepsek rumbel yang galak hehehe...jangan sombong2 ya aul :)
7. Anisah ( FE )
    Pertama juga kira, si anisah kalem...ternyata penampilan pertama menipu haha, temen gilanya Azhar ini. Pencetus cemilan sponge. ceria dan polos.
8. Marisya ( FE )
    Biasa dipanggil Magne, anaknya cantik, bagian dokumentasi dia. kalau perlu foto atau mau difoto tinggal panggil Magne aja. dia juga spesialis masak nasgor bareng Anisah kalau bu koki gak masak. hahaha
9. Ipit ( FT )
    Ini mah udah sering ketemu, udah tau kayak apa. Tapi ternyata kalo cape dia tidurnya rusuh banget. kaki kemana , tangan kemana hahaha...dan disana gue sama ipit dibilang kembar sekian kali dan disebut upin-ipin -__- tapi senengnya kita bisa dibilang dewasa sama mereka, beneran dianggap kakak...maklum 2012 berdua.
    
Pertama datang kita kunjungan ke orang-orang penting di Kampung Gima, sekaligus silahturahmi dengan tokoh masyarakat. 3 hari pertama masih gabut, tapi setelah Rumah Belajar ( Rumbel ) jadi gak gabut lagi, hari pertama ada 40 anak yang datang. Dan itu cukup rusuh tapi menyenangkan, anak-anak di Desa jauh lebih bersemangat dan antusias dalam belajar, sampe ada yang minta PR. Kalau disini kan boro-boro mau dikasih PR, minta juga nggak hehehe.
Permainan ketika Rumbel

Kegiatan Belajar di Rumbel

H-1 Sebelum kembali ke Jakarta, ada perpisahan dengan warga kampung Gima dan Foto bareng dengan Bu Hj.Titi dan anaknya teh asih. Makasi ya bu sudah dibolehkan menginap dirumah ibu, maap merepotkan, sering ngerusakin barang-barang yang disengaja atau nggak, makasih udah ngajarin kita bikin kue, makasih udah menjadi keluarga baru untuk kita semua. 

Foto Bareng Ibu Titi dan Teteh
Dan akhirnya, h-2 kita semua jalan-jalan ke Pantai, setelah mendekam dirumah. walaupun sempet batal karena cuaca, ternyata ada jalan lain. Ada accident sedikit sih waktu , tapi alhamdulillah semua baik-baik aja.
Pites squad - Eka - Vio ( Pantai Carita )


Pelajaran/Hikmah yang bisa diambil selama KKN, kita harus belajar ketika kita ditempatkan dimana pun, harus belajar mengikuti aturan yang ada, meredam ego, sabar, lebih bersyukur, jangan mengandalkan uang, belajar berbagi, belajar rindu, belajar mandiri, belajar dari mereka yang semangat sekolah, yang ingin belajar, belajar mendengarkan, mengambil keputusan, belajar dari orang-orang baru meskipun ada hal yang tidak disuka, cukup terima saja, tak perlu ditiru, karena hidup adalah proses untuk kita menjadi yang lebih dan semakin baik.
Nggak semua orang mau mengikuti apa yang kita inginkan, karena setiap orang punya watak yang berbeda. Tinggal bagaimana kita bersikap, mau menyesuaikan atau tetap berdiri sendiri dengan egonya.

See you, Kampung Gima ...PITES :)

Selasa, 22 Desember 2015

Selamat Hari Ibu



22 Desember 2015




Karena menyayangimu, tak perlu menunggu hari Ibu, karena setiap hari adalah hari membahagiakanmu .....

Jumat, 18 Desember 2015

Happy For You, Dad ♥

♥♥♥♫•*¨*•.¸¸¸.•*¨*•♫♥♥♥

Selamat Ulang Tahun Paa …

♥♥♥♫•*¨*•.¸¸¸.•*¨*•♫♥♥♥



Sosok lelaki yang membuatku kuat

Sosok yang selalu ku rindukan

Lelaki yang mampu menjagaku meskipun lewat doa

Lelaki yang memperjuangkan hidupnya untuk keluarga

Lelaki yang mengorbankan hidupnya demi orang tercinta

Lelaki yang mengenggam tanganku ketika aku lahir

Lelaki yang mengajarkan aku tentang hidup dan kehidupan

Dia adalah Papa, Ayah, Bapak atau apapun panggilannya


Sosok lelaki ini yang mencintai dan dicintai


Paa, diusiamu yang sudah setengah abad lebih ini, aku selalu berharap mampu menghabiskan sisa waktuku dan waktumu untuk kita saling bersama, tertawa bersama, bahagia bersama selalu.

Pekerjaan yang kau lakukan dengan cinta, semoga selalu berkah. Semoga membuatmu makin mencintai keluarga kecil ini. Keluarga yang selalu menunggumu datang, dari penat pekerjaan yang kau hadapi. Semoga sehat selalu, Paa… Sehat, agar aku bisa terus dan selalu membahagiakanmu, bahagia papa dan mama adalah bahagiaku…

Thanks For Everything ♥

Sabtu, 28 November 2015

Dari Allah, Bersyukurlah ~


Karena ucapan dan doa, adalah tanda sebuah perhatian dan kasih bahwa kamu masih mengingat dan menganggap aku ada.

Alhamdulillah, aku masih hidup hingga detik ini. Terimakasih ya Allah.
Makasih buat teman kecilku yang mengucapkan pertama kali
Makasih buat aneh-aneh kuh Ipit, Dayu, Desi dan Yeni

Makasih buat Papa udah meluangkan waktunya untuk makan bersama keluarga.
Ditengah kesibukan Papa, akhirnya kita sekeluarga bisa makan bersama, di meja yang sama dan  waktu yang sama. Karena buat Dini, kebersamaan keluarga itu adalah yang utama. Hal yang berharga dan tak ternilai, tak bisa dibeli dan dibayar dengan apapun.

Semoga di usia yang dewasa ini, aku bisa lebih baik lagi berpikir, bertindak, berkata, dan berbuat hal yang bermanfaat dalam kebaikan. Lillaahi ta'ala.

Pencapaian ... Aku hanya ingin menjadi seseorang yang lebih baik, bahagia apabila membahagiakan terutama untuk keluargaku, target terdekat AKU BISA WISUDA SEPTEMBER 2016.
Pembuktian untuk mereka, mereka yang melihatku sebelah mata.
terimakasih untuk membuat aku lebih kuat dari Dini yang sebelumnya.
Aku hidup ~
Bersyukur ~
Sampai detik ini yang membuatku terus bisa bergerak sampai bertahan entah bagaimanapun keadaannya.
Surprise kecil dari si mimin alias jasmine
Makasih Ani dan Tyas sudah meluangkan waktunya untuk sekedar kumpul bersama
Makasih buat kadonya, teman untuk mengerjakan tugas 

Sudah lesu, tapi eksis aja bersama Dayu, Desi, Ipit







Selasa, 17 November 2015

PKM ( Praktik Ketahanan Mental )


Menjadi guru? Sebuah cita-cita, atau takdir yang Tuhan siapkan (?)


Awalnya tidak ada niat menjadi seorang Guru. Dan ternyata pengumuman SNMPTN undangan, Allah punya rencana lain, dan nama Dini Novianti diterima di Program studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, Universitas Negeri Jakarta.

Menempuh pendidikan di sebuah kampus hijau yang notabennya mencetak lulusan guru-guru.
Ketika dijalani, ilmu yang diperlukan untuk mejadi seorang guru, ternyata nggak semudah yang aku lihat ketika menjadi seorang murid. Ilmu yang sebenarnya terkonsep, bagaimana merencanakan pembelajaran, mencari bahan ajar, menyiapkan model pembelajaran, membuat soal sampai menilai dan mengevaluasi.

Ternyata ....

Ketika kita belajar tentang sebuah ilmu, ilmu untuk kita sampaikan kepada orang lain. Bukan hal yang mudah. Menghadapi manusia yang beranekaragam karakternya. Dan ditambah ketika ilmu kita belum dikuasai. Maka belajar, belajar dan belajar.


Ketika memasuki kelas, membuka pembelajaran hingga menutupnya. Memimpin sebuah kelas yang dipenuhi murid-murid. Bukan sekedar ilmu yang kita ajarkan, tapi juga bagaimana kita mendidik mereka, mentaati peraturan, bersikap disiplin, menjadi insan yang layak di dunia luar nanti. Sekolah merupakan tempat seseorang belajar dari yang tidak bisa menjadi bisa, tidak tahu menjadi tahu, tempat dimana orang tua menitipkan anak mereka untuk menempuh pendidikan yang seharusnya.

PKM – Praktik Keterampilan Mengajar 
singkatan sebenarnya hehe

Akhirnya ditempatkan di SMK karya guna (KG) jurusan TKJ. Pertama datang kesana, sekolah itu cukup sederhana. Pak yusro pernah berkata, dan itu benar “ kalian yang perempuan, seperti cahaya ditengah kegelapan “. Bagaimana tidak, ketika datang kesana sudah ditanya, kak, mau ppl disini ya? , banyak-banyak cewenya, subhanallah. Belum lagi, di goda dengan suit-suit -___- #rasanya seperti flashback waktu melihat cerita bu yati, guru biologi waktu SMA, ketika dia dulu di godain sama murid-murid cowonya.

03/10/15

Setelah sebulan merasakan yang namanya PKM, alhamdulillah masih bisa bertahan walaupun lelah ini mengikuti. Pengen menyerah rasanya, tapi udah ngga bisa. Jadi seperti kata dospem PKM “ Jadikan ini sebagai pengalaman hidup, nikmatin saja “. 

Hari jumat ini, ketemu bapak dospem dan dapet nasehat itu. Senangnya juga dapet dospem yang perhatian dalam konteks merangkul mahasiswa bimbingannya. Monitoring perkembangan bagaimana setelah sebulan kita PKM di KG. Banyak sekali cerita yang kita bagi di forum ini. Dari murid yang suka tidur, pakai headset. Entah harus bagaimana menghadapi mereka. Mungkin benar, mereka itu hanya niat datang sekolah, yang penting sekolah. Hemm...(menghela nafas panjang) Padahal kita datang dengan niat yang baik tapi disana seperti itu, memang kadang semua tidak sesuai harapan yaa. 

Pengalaman ngawas UTS, dari kelas 10-12, sesuatu banget. Mulai dari diliatin dan itu tatapannya nggak enak -_- , digombalin, disuruh ngajarin soal uts mereka, ya Allah, bingung mau nangis apa ketawa, kok muridnya kayak gini yaa ? sampai dospem bilang “ unik-unik “. Saking uniknya saya sampai belom mengerti mereka. Semangat 2 bulan lagi, ini akan selesai dengan hasil yang terbaik, alhamdulillah....

16/10/2015

Hari jumat ini ketiga kali ya berhadapan dengan mereka, kelas x tkj 1, kelas tkj yang super sekali. Perlu kesabaran ekstra menghadapi mereka. Kalau belajar ada yang pakai headset, tidur, okelah. Tapi ini mengejek, membuat jengkel orang dengan kata-kata yang tidak sopan. Satu murid ini terlalu istimewa, seenaknya sendiri, nantangin, dan iseng yang berlebihan. Didiemin dengan muka tegas, malah makin jadi. Saya nggak tau lagi harus menghadapi kalian seperti apa. Materi yang saya berikan, tidak banyak. Disuruh nyatet, nggak ada yang mau nyatet. 

Disuruh jawab pertanyaan, malah bilang kalau nggak mau jawab gimana *istighfar aja deh*. Hari ini sepertinya puncak emosi saya, satu murid ini udah gak bisa ditangani, terpaksa saya laporkan ke wakasek. Akhirnya murid ini dihukum oleh beliau. Sebenarnya saya ga tega dan ga mau, tapi dia harus dibuat jera supaya tidak mengulanginya lagi.

23/11/15

Alhamdulillah, Syukur aku panjatkan atas segala kuasa Allah swt yang Maha Berkehendak dan Maha mengetahui apa yang ada di bumi dan langit. Ujian PKM hari sudah dilewati, dan semua cukup lancar. Baru tahu info hari jumat kalau 3-4 mhs uji PKM hari senin. Waktu itu sedikit ragu, tapi mau nanti atau besok , maupun lusa pasti akan terjadi. Siapkan, kerjakan, jalanin dan berdoa !

Dan selesai juga hari ini, cukup lega. Jadi yang pertama maju. Dan sempet gak sengaja melihat ada catatan dari pak yusro sepertinya. Dan lucunya saat menemui beliau di pagi hari sebelum ujian, sempet nanya, mikir apa din ? rasanya seperti dia bisa baca pikiran dini muehehe.

Terimakasih untuk semuanya, bantuan dan supportnya, kelas XI TKJ 1 yang berkesan karena welcome dan seru banget, walaupun rada susah diajak belajar, harus penuh rayuan. Anak-anak XI TKJ 1 ini mereka bandel, tapi diantara mereka kalau didorong atau disupport pasti mau. Harus dipaksa dengan cara suabbbaar banget. Meskipun ada yang suka main, males-malesan kadang ternyata justru ngerti mereka. Setiap hari pasti beda anak yang rajin sama malesnya. Ada yang kemarin rajin, hari berikutnya jadi males dan begitupun sebaliknya. Mungkin ilmu yang saya berikan tidak banyak, semoga kalian bisa mengambil ilmu itu. Bandel boleh, asal kalian tahu kapan waktunya harus belajar dan bermain. Oh ya terimakasih juga X TKJ 1 sudah banyak memberi saya pengalaman.

Beberapa bulan PKM ini, banyak banget hal yang dini dapetin, dari yang menjengkelkan sampai yang berkesan. Sebenarnya menjadi guru itu mudah, yang sulit jadi pendidik. Membuat seorang siswa belajar, memiliki sopan santun, bahkan untuk menghargai apapun dan siapapun itu yang penuh sekali tantangannya. Apalagi mereka sedang asik dengan dunia remajanya.

After Ujian, with Desi

Tami - Aldo - Ragil

Anitia-Aldi-Satrio-Dean-Ari-Ananda-Febri-Ferdi

XI TKJ 1 - Foto bareng aja susah diatur haha


Mungkinkah aku sudah jatuh cinta dengan mengajar ?
Mungkin ya
Mungkin tidak
Tapi untuk bertahan dengan cinta itu, aku belum tahu sanggup atau tidak.

Setelah mendapat pengalaman Mengajar dan mendidik selama PKM, ternyata menjadi seorang guru sungguh ibadah yang cukup mulia. Kita menjadi orangtua di sekolah, mentransfer ilmu, membimbing anak-anak, menyiapkan segala hal untuk proses pembelajaran, mendidik budi pekerti mereka, banyak banget hal yang harus dilakukan oleh seorang guru. Bisa membuat mereka mau belajar itu merupakan hal yang luar biasa dan mempertahankan mereka untuk terus belajar itu yang sulit.

25 November 2015

SELAMAT HARI GURU ~

Pendidikan Indonesia yang lebih baik dan berkualitas ~

Pendidik – Terdidik – Mendidik