Sabtu, 23 Februari 2019

Aku dan Kamu

Aku
perempuan yang tidak sempurna
Aku
perempuan yang selalu ingin tahu
Aku
perempuan yang selalu ingin belajar
Aku
Apakah ada di dalam rencanamu?


Kamu
Yang selalu ku doakan
Kamu
Yang mungkin sedang memperjuangkan
Kamu
Bagaimana hari-harimu berlalu ?

Aku tidak pandai untuk bersua denganmu
Aku tidak pandai mengungkapkan semua
Aku mungkin masih takut untuk sekedar menyapamu
Aku mungkin masih ragu apakah kamu takdir yang Tuhan datangkan untukku ?
Atau kamu hanya pelajaran bagiku ?

Ku serahkan jawaban ini pada Sang Pemilik Takdir.

Jumat, 25 Januari 2019

Hai 2019

Alhamdulillah, tahun ini diawali dengan semester dua yang penuh lika-liku
Kembali ke dunia sekolah
bertemu dengan serangkaian ujian
Ntah, akan bertemu dengan beberapa orang baru 
atau dengan orang lama ~

Kadang kita perlu membangun benteng, bukan untuk menyendiri
tapi membatasi, siapa saja dan hal apa saja yang harus diambil dan disimpan
Karena tidak semua yang kita terima baik dan belum tentu juga buruk
Lagi...lagi....lagi
Hidup ini tentang perjuangan, pengorbanan, kesabaran, keikhlasan, dan Rasa pandai bersyukur

Akhir tahun kemarin, sampai pertengahan tahun ini
rasanya amanah semakin datang saja
seakan bertubi-tubi, satu selesai, kedua, ketiga datang untuk diselesaikan
dari panitia akreditasi, persiapan ujian online, USBN, UNBK, UKOM dan ujian kehidupan lainnya
Tapi itulah Allah, dibalik semua ini dia beri kita kekuatan buat melewatinya
sesuai dengan ayat Allah, 

“Maka apabila kamu telah selesai dari suatu urusan, kerjakanlah dengan sungguh-sungguh urusan yang lain.” (QS. Al-Insyirah ayat 7) ."


Mungkin Allah ingin aku belajar lebih banyak lagi
Belajar tanggung jawab, belajar mengatur waktu dan pekerjaan
Alhamdulillah.. satu per satu bisa diselesaikan
Allah nggak mungkin kasih semua ini, tanpa pertolonganNYA
Dini bersyukur banget bisa melewatinya 
Benar... " Semua pasti bisa dilewati, semua pasti selesai "





to be continued....

Senin, 31 Desember 2018

" My 2018 "

2018
Tahun yang penuh semangat, up and down
semuanya
ada saatnya ingin menyerah
ada saatnya ingin berjuang
Semua rasa campur aduk pokoknya


Berkesan?
Iya, setiap tahun berkesan
Banyak pengalaman baru
Ujian yang datang berbeda beda setiap saatnya
Dan yang selalu disyukuri
kita bisa melewatinya

Menjadi guru selama 1 tahun ini, pengalaman yang luar biasa.
Banyak cerita, banyak suka dan duka,
ada sisi menyenangkan bisa bertemu sama anak-anak, menikmati masa masa perkembangan mereka, kepolosan mereka, tingkah mereka yang kadang bikin emosi sendiri, tapi gemes
Sesuatu yang nggak bisa dilupain
terimakasih sudah memberikan saya kenangan yang indah nan mengemaskan.

Kegalauannya?
galauin pekerjaan yang penuh lika liku
makin melihat beragam sisi dunia ini
Sampai kadang nggak habis pikir
Jodoh?
misteri yang bisa dibilang belum terjawab
Sampai saat ini hanya bisa berdoa
dan terus intropeksi diri supaya lebih baik lagi
Kalo memang sudah waktuNYA, Allah pasti akan menghadirkannya dengan cara yang indah dan tidak terduga

Semoga tahun 2019 ini, semoga semua makin lebih baik lagi, bisa lebih bersyukur, lebih bersabar, dan ikhlas buat melewati semuanya.
Satu persatu semua cita bisa tercapai
dan semoga tahun ini sudah ada "tanda" dari Allah untuk menemukan partner kehidupan
Pekerjaan semoga lebih berkah dan sejahtera untuk semuanya

Kamis, 27 Desember 2018

" Kehilangan "

Sabtu, 22 Desember 2018.
Terjadi tsunami, di selat sunda. Lampung selatan dan wilayah Banten menjadi lokasi yang terkena musibah tsunami.

Ada salah satu public figur yang sedang mengisi acara di tanjung lesung dan menjadi korban. Band seventeen, mereka sedang manggung saat kejadian itu terjadi. Vokalisnya Ifan, menjadi korban yang selamat, dan ternyata ketiga teman bandnya tidak selamat. Istri vokalis juga tidak selamat.

Dari sini, Dini merasa belajar tentang kehilangan.
Bukan hanya Ifan seventeen yang merasakan kehilangan. Semua yang menjadi korban disana, teman atau keluarganya pasti juga merasakan kehilangan.

Kehilangan ?
Apakah kita siap untuk merasakan kehilangan ?
Terutama kehilangan orang yang kita sayangi,
Orang yang menemani hari-hari kita selama ini,

Rasanya nggak bisa dibayangkan, kehilangan orang-orang tersayang dalam satu waktu, dan secara tiba-tiba.
Dunia ini memang hanya sementara
Pantai yang begitu indah, bisa menjadi menakutkan dengan gelombang tsunaminya.
Allah menciptakan segala sesuatunya dengan kelebihan dan kekurangan

Kehilangan ?
Perginya seseorang
Hilangnya sesuatu
Dunia adalah tempat meninggal
dan Akhirat adalah tempat tinggal

Maut ?
kematian ?
itu pasti.
Seperti dalam ayat alquran " kematian itu sangatlah dekat "
Dimana dan kapanpun, Ajal pasti menjemput kita
Siap atau tidak ?
Kita harus mempersiapkan semuanya

Semua yang terjadi hingga detik ini adalah takdir yang sudah Allah tuliskan untuk setiap hambaNYA dikitab lauh mahfudz.
Semua hanya titipan, semua milik Allah yang ada dibumi dan dilangit.
Selama masih ada, semoga kita bisa menjaganya dengan sebaik mungkin.

Doa, berdoalah...
karena hanya 'doa' yang pergi dan bisa kembali

Sabtu, 22 Desember 2018

Untukmu, Mama ~

Sosok perempuan pertama yang menjadi tempat tinggalku
Sosok perempuan yang memberiku cinta dan kasih
Sosok perempuan yang menjagaku setiap saat
Sosok perempuan yang hebat

Dia rela memperjuangkan semuanya
bahkan sebelum aku datang ke dunia ini
dia sudah menopangku didalam rahimnya
menjagaku dengan segala aktivitasnya

Dia yang rela mengorbankan segalanya
demi kebahagiaan anaknya
Ibu...
Mama...
Bunda...
Dan semua panggilan sayang untuknya

untuk semua perjuangan mama
untuk semua pengorbanan mama
untuk semua keikhlasan mama
untuk semua cinta yang tak pernah lekang oleh waktu...
untuk semua doa terbaik yang kau panjatkan untukku...
Terimakasih sudah mengajariku hingga detik ini dan selamanya...


Terimakasih Maa..untuk segalanya
Dari putri kecilmu yang beranjak dewasa, Dini Novianti.